Sragi - Anggota Komisi X DPR RI, H. Ashraff Abu, melaksanakan kunjungan kerja ke SMP Negeri 5 Sragi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (6/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, H Ashraff meresmikan sejumlah bangunan baru sekaligus meninjau bangunan lama yang telah direhabilitasi melalui aspirasi yang diperjuangkannya dari pemerintah pusat.
H. Ashraff Abu menjelaskan, kunjungan ke SMPN 5 Sragi merupakan bagian dari agenda kerja hariannya. Pada hari yang sama, ia juga menyambangi dua sekolah lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Kesesi.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil realisasi pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memastikan kualitas bangunan yang telah dibiayai melalui anggaran pusat benar-benar sesuai harapan.
“Alhamdulillah, saya sudah meninjau langsung. Bangunannya bagus, ada gedung baru dan bangunan lama yang sudah direhabilitasi. Fasilitas pendukung seperti meja dan kursi juga lengkap. Saya merasa puas dan semakin bersemangat melihat hasil perjuangan kita bersama,” ujar Ashraff Abu.
Ia menegaskan, bantuan infrastruktur pendidikan yang disalurkan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta menunjang kualitas proses belajar mengajar di sekolah-sekolah, khususnya di Kabupaten Pekalongan.
Menurut Ashraff, rasa lelah selama memperjuangkan aspirasi pendidikan di tingkat pusat terbayar lunas setelah melihat langsung manfaat pembangunan tersebut di lapangan.
Selain meninjau infrastruktur, H. Ashraff Abu juga memanfaatkan momentum kunjungan kerja untuk melakukan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para wali murid. Ia menyebutkan, hingga saat ini sekitar 44 ribu beasiswa PIP telah disalurkan kepada siswa di daerah pemilihannya.
“Alhamdulillah, banyak wali murid yang hadir dan bisa berdialog langsung. Saya pastikan penyaluran PIP berjalan dengan baik, tanpa pemotongan atau penyimpangan. Di Kabupaten Pekalongan sejauh ini semuanya berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Terkait isu efisiensi anggaran yang diperkirakan masih berlanjut hingga 2026, Ashraff mengakui bahwa kebijakan tersebut sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak tahun 2025. Meski demikian, ia menegaskan tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama di sektor pendidikan.
“Ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Saya akan terus bekerja maksimal membawa program dan anggaran dari pusat ke daerah pemilihan, khususnya untuk pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Insya Allah, meski ada efisiensi, tetap bisa kita maksimalkan,” katanya.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, olahraga, dan kebudayaan, H. Ashraff Abu juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian seni dan budaya lokal. Ia mengaku memiliki latar belakang serta ketertarikan pribadi di bidang seni.
“Saya orang seni. Bahkan sebelum berada di Komisi X, saya sudah mendukung kegiatan seni. Sekarang dengan posisi ini, insya Allah dukungannya bisa lebih besar lagi,” ujarnya.
Ia mencontohkan kegiatan Semarak Budaya yang sebelumnya telah digelar di berbagai kabupaten dengan melibatkan beragam unsur seni, mulai dari musik modern hingga kesenian tradisional seperti wayang.
Menurut Ashraff para dalang dan seniman tradisional di Kabupaten Pekalongan perlu terus mendapatkan ruang serta dukungan agar kesenian lokal tetap lestari.
“Mudah-mudahan ke depan saya bisa menghadirkan lebih banyak kegiatan untuk mendukung kesenian di Kabupaten Pekalongan, khususnya wayang dan para dalang. Insya Allah kita support,” pungkasnya.
(dim).
Diskusi
Login untuk mengirim komentar